APRESIASI INOVASI KEPALA SEKOLAH

 


Pendidikan merupakan upaya sadar seluruh pihak untuk mengembangkan potensi peserta didik sesuai dengan keunikannya sehingga mereka mampu beradaptasi dengan zaman yang semakin berkembang.

Kepala sekolah sebagai pengelola dan pemimpin satuan pendidikan yang menaungi para guru sebagai ujung tombak dalam proses pendidikan, termasuk pendidikan pada jenjang SD dan SMP, diharapkan memberikan layanan pendidikan secara profesional sehingga menghasilkan generasi yang literat, kompeten, dan berkarakter. Oleh karena itu, pengembangan dan dukungan terhadap profesi kepala sekolah yang berkelanjutan, baik secara mandiri maupun kolektif, menjadi sebuah keniscayaan. Pengembangan dan dukungan terhadap profesi kepala sekolah memungkinkan mereka senantiasa kreatif dan inovatif yang disertai dedikasi tinggi.

Para kepala sekolah diharapkan mampu mengembangkan kompetensinya secara profesional, melaksanakan tugas pokok, dan fungsinya secara konsisten dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam bidang pendidikan, secara sungguh-sungguh.

Selanjutnya, para kepala sekolah dapat menciptakan dan/atau mengembangkan serta menerapkan berbagai macam praktik baik (best practices) yang dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi rekan sesama kepala sekolah untuk melakukan hal serupa. Selain itu, diharapkan pula lebih banyak kepala sekolah yang melakukan berbagai macam aktivitas positif yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di jenjang SD.


Pembelajaran inovatif mengandung arti pandangan baru dalam memfasilitasi peserta didik untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih maksimal. Proses pembelajaran pada peserta didik harus dirancang dan dikembangkan berdasarkan perkembangan jaman. Pembelajaran merupakan sesuatu yang sangat kompleks, sebagaimana tujuan dari inovasi pembelajaran ini adalah supaya tercapainya hasil output belajar peserta didik yang maksimal. Contoh inovasi dalam pembelajaran sebagai berikut:

1.    Pembelajaran jarak jauh
Saat ini jarak bukanlah suatu hambatan bagi para guru untuk melaksanakan pembelajaran. Dikarenakan sudah adanya berbagai apikasi penunjang untuk pembelajaran berbasis jarak jauh ini, seperti melalui zoom meeting, google meet, maupun google classroom.

2.     Meningkatkan peran peserta didik dalam pembelajaran
Peran peserta didik didalam ruang kelas menjadi hal yang patut ditingkatkan. Karena peserta didik tidak akan bertahan lama fokus pada materi yang diberikan. Ketika peran peserta didik diikut sertakan maka guru dapat memahami hal yang digemari peserta didik dalam proses pembelajaran.

3.     Pembelajaran berbasis observasi
Metode observasi dapat digunakan dalam proses pembelajaran yaitu dengan mendatangi langsung lokasi yang akan diamati sebagai bahan ajar guru kepada peserta didik. Dengan ini maka peserta didik akan lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

4.     Pembelajaran berbasis permainan
Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan dalam proses pembelajaran adalah dengan permainan yang berkaitan dengan materi yang akan disampaikan. Pembelajaran yang dibawakan dengan bentuk permainan ini akan menambah daya tarik peserta didik.

Dalam inovasi yang dilakukan yaitu dapat mengunjungi link berikut : https://s.id/sdn_1_mungkung



Dalam pelaksanaan inovasi pembelajaran, kepala sekolah dan guru harus tetap memperhatikan aspek materi yang akan diterapkan. Dengan adanya inovasi pembelajaran maka proses kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar, kondusif dan kreatif sehingga dapat menumbuhkan semangat belajar peserta didik. Dan juga tercapainya tujuan pembelajaran dan pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik.

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROFIL SEKOLAH